26 Mei 2013 jam 16:01
good_view
                NARKOBA = N E R A K A 
                         sekali  mencoba hidupmu pasti sengsara
  
Nama User

Sandi

Ingatkan saya
Pemberitahuan Ulang Kata Sandi
Belum menjadi anggota? Daftar

ikon-smscenter

ikon-bupati1
  ikon-dprd1

info_legislatif

ikon-lpse
 

  ARTI LAMBANG KAB. BADUNG
  ikon-situs1

 INFO TATA RUANGINFO PENANGGULANGAN BENCANA

  ikon-kpubadung  ikon-panwaslu

  ikon-kpuprov
 
 

  ikon-bda
  ikon-narkoba
  ikon-pmi
 
ikon-kesehatan
 
ikon-naker

  ikon-beasiswa

 


  
    
Bagian ::   BERANDA arrow Info Kesehatan arrow Waspada TOMCAT

Waspada TOMCAT PDF Cetak E-mail
ImageTernyata saat ini bukan hanya masyarakat Surabaya khususnya dan daerah sekitarnya yang cemas dan kawatir karena mendapat ancaman serangan wabah serangga Tomcat. Bahkan saat ini serang serangga ini telah dilaporkan menyebar ke tempat lebih luas termasuk daerah Jawa Tengah, Jawa barat dan di sekitar kota Jakarta. Serangga jenis kumbang Paederus ini bisa menyebabkan peradangan atau iritasi kulit. Meski tidak berbahaya tetapi ancaman serangga ini sangat mencemaskan.

Tomcat adalah serangga yang cukup beracun. Serangga ini hidup di daerah yang lembab. Sernagga beracun ini bisanya hidup di pepohonan, tambak dan semak-semak. Racun yang terdapat pada serangga ini bisa menimbulkan efek yang cukup menyakitkan di kulit dan berbagain bagian tubuh manusia meskipun tidak sampai mematikan.

Serangan yang dikatakan sebagai wabah Tomcat itu hanya merupakan tindakan mempertahankan diri dari ancaman musuh. Tomcat sebenarnya tidak bermusuhan dengan manusia. Jadi, mungkin ada kegiatan manusia yang mengganggu aktivitas Tomcat.

Serangga Tomcat sesungguhnya adalah sahabat para petani karena termasuk jenis Paederus yang berguna untuk mengusir hama seperti wereng. Wereng merupakan mangsa bagi serangga Tomcat. Di kota besar serangga Tomcat biasa hidup di daerah yang masih ada pepohonan atau tanamannya seperti taman-taman kota. Serangan serangga jenis Tomcat diduga berkaitan dengan peningkatan aktifitas perburuan tokek yang diangap sebagai salah satu predator bagi Tomcat sehingga menjadikan populasi serangga itu berkembang pesat. Disamping itu keseimbangan alam terganggu karena faktor migrasi wilayah dan cuaca ekstrim yang juga menjadi penyebab munculnya sebuah populasi hewan tertentu. Migrasi bisa melalui angin karena serangga hanya mampu terbang 500 meter. Namun dengan hembusan angin, jangkauan terbangnya bisa lebih jauh hingga puluhan kilometer. Selain itu mobilisasi transportasi dunia yang sangat pesat bisa saja serangga induk bermigrasi melalui ekspor buah impor dari negara lain. Warna Tomcat memiliki warna tubuh kuning gelap bergaris hijau serta kepala berwarna gelap dan bersayap, meski kerap kali merangkak.

Tomcat tidak mengigit ataupun menyengat. Tomcat akan mengeluarkan cairan otomatis bila bersentuhan atau berbenturan dengan kulit manusia. Gawatnya, Tomcat juga akan mengeluarkan cairan racunnya ini pada benda-benda seperti baju, handuk, atau benda-benda lainnya. Meski tak mengigit, serangga ini juga punya cairan racun yang berbahaya di dalam tubuh (kecuali sayap), toxin hemolim. Cairan hemolim atau toksin ini disebut sebagai ‘paederin’:(C24 H43 O9 N). Pada jenis serangga ini cairan yang diduga lebih kuat dari bisa ular kobra.

Pembuatan paederin sebagian besar terbatas dihasilkan oleh serangga betina. Penelitian terkahir telah menunjukkan bahwa produksi paederin bergantung pada kegiatan sebuah endosimbion dari spesies Pseudomonas spesies dalam tubuh serangga tersebut. Paederin adalah zat menyebabkan bengkak hebat, dan menyebabkan reaksi pada kulit sekitar 24 jam setelah kontak.

Pencegahan dan Penanganan

ImageHindari kontak langsung dengan hewan ini. Kontak langsung dengan hewan ini sama saja dengan menempelkan kulit pada racun. Biasanya kulit akan terasa panas disusul dengan munculnya bintik-bintik gatal, berair dan juga bekas hitam di kulit. Bila kamu ingin menyingkirkannya, gunakan kertas atau meniupnya, jangan langsung memegangnya dengan tangan.

Jika kulit terkena racun Serangga Tomcat segeralah dicuci menggunakan sabun, jangan dikasih odol, minyak kayu putih, balsem, minyak tawon, karena hasilnya akan memperparah reaksi inflamasi pada kulit.

ImagePengobatan awal yang utama adalah menghilangkan iritasi dan kontak dengan zat paederin dengan dengan mencuci daerah tersebut dengan sabun dan air sebersih mungkin. Area yang melepuh harus ditangani dengan membasahi basah dingin, diikuti dengan steroid topikal kuat seperti hydrocortisone 1% salep betametasone atau salep anti radang lainnya. Pemberian antibiotika tidak diperlukan bila tidak ada tanda infeksi sekunder. Pemberian salep acyclovir tidak ada relevansinya dengan gangguan ini, karena acyclovir untuk penyakit yang disebabkan karena virus. Sebuah studi menarik yang dilakukan di Sierra Leone terhadap 36 pasien. Sebagian atau 50% penderita diberi ciprofloxacin oral di samping steroid topikal. Waktu penyembuhan secara statistik lebih cepat pada pasien, yang menunjukkan infeksi sekunder bakteri , yang kemungkinan besar dari Pseudomonas Peaderus . Jangan menggosok kulit atau mata jika bersentuhan dengan tomcat. Racun yang ada pada kulitnya bisa menginfeksi daerah lain yang tersentuh tangan. Cuci bersih tangan sebelum menyentuh bagian tubuh yang lain.

Kebersihan lingkungan yang baik dapat mencegah serangga Tomcat. Buang tanaman yang tidak terawat dan pastikan kebersihan taman sehingga hewan ini tidak akan bersarang di sana. Agar tomcat tidak masuk rumah maka sebaiknya menutupi jendela dan pintu atau ventilasi tumah dengan kasa nyamuk. Biasanya serangga Tomcat menyukai sinar lampu yang terang saat malam hari. Sehingga sebaiknya selalu menutup pintu dan jendela rumah terutama saat malam hari. Atau sebaiknya pada malam hari mematikan lampu rumah saat tidur.




Saran dan Kritik konstruktif dari para pembaca sangat kami harapkan untuk penyempurnaan situs ini di masa mendatang. Terima Kasih kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusinya bagi keberlangsungan situs ini.


Pengelola Situs : Dinas Perhubungan Komunikasi & Informatika
Penanggung jawab : I Made Sutama SH, MH
Supervisi : Dewa Made Ardita, SE, MSi.
Pengarah : I Ketut Alit Astamaja, S.Sos
Web Master : Bidang Intel

Terima kasih kepada : Mambo Open Source dan semua pihak yang telah membantu terwujudnya Situs ini.

   
 

      info_cuaca

      cpnsd


      ikon-terminal

      info-perbup35


Gambaran Umum
Pemerintahan
Pembangunan
Pelayanan Umum
INTRANET
Pariwisata
Tentang Bali
Rupa-rupa

 


Terdapat 26 pengunjung online
Situs ini telah dikunjungi 4253508 kali sejak 6 Juni'08