|
Bupati : Tingkatkan Daya Saing Koperasi Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-63 di Kabupaten Badung dipusatkan di Puspem Badung, Mangupraja Mandala, Jumat (30/7). Tema yang yang diangkat yakni ”Kebangkitan koperasi mendorong daya saing koperasi sebagai pelaku ekonomi nasional dalam menghadapi perdagangan bebas ”. Acara dihadiri Bupati Badung A.A Gde Agung dalam kesempatan itu didampingi Ketua DPRD Badung I Made Sumer, Deputi Bidang Pengkajian Sumber Daya UKMK Kementrian UKMK Wayan Dita, jajaran pengurus Dekopin Pusat, Dekopin Wilayah Bali dan Dekopinda Badung serta jajaran SKPD terkait.
Bupati Badung A.A Gde Agung dalam sambutannya menyampaikan, langkah kedepan yang harus dimantapkan lagi adalah meningkatkan daya saing koperasi dalam era modern saat ini karena pada umumnya sehat atau tidaknya kehidupan koperasi sangat ditentukan oleh manajemen pengelolaanya. Menyadari kondisi tersebut Pemkab Badung secara berkelanjutan telah melakukan pelatihan-pelatihan baik yang ditujukan kepada para pengawas maupun pengurus dengan harapan dapat meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan tanggungjawab dalam mengelola koperasi. Disadari bahwa mewujudkan semua itu tidaklah mudah, untuk itu Bupati Gde Agung mengajak pada seluruh gerakan koperasi agar bekerja keras dan bersungguh-sungguh membangun perekonomian masyarakat melalui koperasi. Terlebih kepada Dekopindo agar mengoptimalkan peranannya sebagai mediator antara gerakan koperasi dengan Pemerintah. ”Jika semua itu dapat berjalan dengan baik maka dapat dipastikan koperasi akan semakin kokoh dalam memperkuat fondasi perekonomian masyarakat dengan stabil,” katanya. Keyakinan Bupati tersebut juga dibuktikan dengan dukungan berupa dana bergulir untuk membantu perkembangan koperasi di Kabupaten Badung. Sementara itu Ketua Dekopinda Badung I Wayan Reta,SH.MM mengatakan, secara umum kondisi perkoperasian di Badung cukup baik, hal ini terlihat dari diterimanya penghargaan Satya Lencana Pembangunan bidang Koperasi dan UKM oleh Bupati Badung. Menurutnya, di Badung terdapat 437 koperasi, dari jumlah tersebut telah tertampung 4.217 tenaga kerja, itu berarti tanpa disadari koperasi ikut serta memberantas pengangguran. Koperasi Badung juga tetap eksis dimasa krisis, itu terlihat dari akumulasi keuntungan mencapai Rp.95 M dengan omzet untuk saat ini mencapai Rp.1,7 Triliun. Meski secara umum kondisi koperasi di Badung terbilang baik, namun masih banyak tantangan yang masih harus dihadapi diantarannya masih belum optimalnya SDM, untuk itu Dekopinda Badung akan terus melakukan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas SDM. Peringatan tersebut juga diisi dengan pengukuhan Pengurus Koperasi Jagadhita dan seminar berkenaan dengan profil dan perspektif koperasi dimasa depan. Silakan Login utk menambah komentar |